Pengaturan ini penting karena natinya akan mempengaruhi keseluruhan proses yang akan dijalankan pada photoshop, apa saja kegunaan pengaturan pada photoshop tersebut ?
- Menyesuaikan ukuran kertas cetak, sehingga pada saat proses cetak sudah sesuai dengan ukuran. Banyak orang menyangka bahwa gambar kecil (ukuran panjang dan lebar ) akan sama hasilnya jika diperbesar ( trasformasi / stretching ) saat dicetak. Dan parahnya adalah ini terjadi tanpa disadari. Bahkan gambar besar yang diperkecil ( trasformasi / stretching / image size / canvas size ) saja seringkali mengalami blur, kehilangan kualitas aslinya dan kesalahan transformasi jadi gepeng.Saya katakan blur sebenarnya sangat jarang terjadi, namun itu hal yang nyata adanya. Seperti pada saat edit pattern / background gambar dengan ukuran 500 di ubah menjadi 99%, misalnya. Hal ini terjadi karena ada titik warna / pixel yang hilang dan akhirnya ada proses penyama-rataan yang kurang baik.
- Berkaitan dengan kualitas ( resolusi ) gambar. Resolusi disini maksudnya adalah jumlah titik warna dalam satuan tertentu. Semakin banyak titik warna maka ketajaman gambar semakin baik. Resolusi ini ada karena photoshop bekerja pada lingkungan bitmap / titik warna. Baca artikel perbedaan bitmap dan vektor untuk memahami lebih lanjut.
- Name: Nama file yang akan kita buat
- Preset : Ukuran dokumen yang sudah ada di Photoshop, seperti layaknya template. Anda bisa juga menyimpan preset yang sudah Anda atur sedemikian rupa sebagai template Anda sendiri dengan cara klik tombol save preset.
- Width dan Heigth : Ukuran panjang dan lebar dokumen dengan satuan pixels, inches, cm, mm, points
- Resolution : Jumlah titik warna / pixel dalam satu satuan ukuran, biasa dikenal dengan resolusi gambar.
- Color mode : Jenis mode warna, yang bisa kita pilih adalah: bitmap, grayscale, RGB color, CMYK color atau lab color. Secara umum biasa dipakai RGB.
- Background contents : Background dokumen. Kita bisa memilih putih, berwarna atau transparan.




